Rabu, 05 September 2012

Pengertian

Pembelajaran Berbantuan Komputer (PBK) atau Computer Assisted Instrution (CAI) merupakan suatu cara/metode pembelajaran yang menggunakan aplikasi komputer sebagai media utamanya. Semua materi sudah ada di komputer sehingga siswa dapat mengulangi materi kapanpun. Komputer menjadi penghu-bung antara guru dan siswa dalam pembelajaran ini.

CBL (Computer-Based Learning) adalah segala jenis belajar siswa yang berhubungan dengan komputer. Disini komputer bukan sebagai pemberi informasi kepada siswa.

Computer-Based Instruction (CBI) adalah pembelajaran yang berbasis kom-puter dimana computer memberikan informasi kepada siswa tanpa menggunakan alat mesin itu.


Struktur dan Komponen PBK

PBK memiliki komponen-komponen antara lain:
1. Hardware, yaitu komputer dan piranti pendukungnya
2. Software, yaitu dapat berupa sistem operasi, aplikasi, atau modul program komputer untuk merepresentasikan materi perangkat ajar
3. Brainware, yaitu pembuat sistem, pengajar, atau siswa

Struktur program yang harus dimiliki antara lain:
1. Desain bentuk (aplikasi perangkat lunak)
2. Isi (pesan pembelajaran)
3. Pendukung (perangkat lunak yang dibutuhkan dalam pengoperasian program, teks, audio, video, grafis, dan sebagainya).

Model-Model PBK dan Karakteristiknya

1. Model Latihan dan Praktik
Merupakan salah satu strategi pembelajaran dengan memberikan latihan-latihan soal yang bertujuan untuk menguji kecepatan dan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal. Metode pemberian latihan ini dimaksudkan agar siswa dapat sering berlatih sehingga siswa menjadi terbiasa dan memahami konsep pembelajaran.

2. Model Tutorial
Model tutorial adalah program yang didesain untuk berperan sebagai tutor bagi siswa. Artinya bahwa model ini disajikan dalam format dialog dengan siswa. Model torial berisi konsep, penjelasan, rumus-rumus, prinsip, bagan, tabel, definisi, istilah dan latihan. Tahapan pembelajaran model tutorial yaitu
a. Pengenalan;
b. Penyajian informasi/materi;
c. Pertanyaan dan respon-respon jawaban;
d. Penilaian respon;
e. Pemberian balikan respon;
f. Pengulangan;
g. Segment pengaturan pelajaran;
h. Penutup.

3. Model Permainan (Game)
Model pembelajaran dengan permainan bertujuan untuk meningkatkan minat siswa akan pembelajaran. Dengan metode ini diharapkan dapat meningkatkan kemungkinan tersimpannya lebih lama konsep, pengetahuan ataupun keterampilan yang diharapkan dapat mereka peroleh dari permainan tersebut. Bentuk permainan yang disajikan tetap mengacu pada proses belajar-mengajar dan dengan adanya pembelajaran berbantuan computer, model permainan ini diharapkan dapat terjadi aktifitas belajar sambil bermain. Dengan demikian siswa tidak merasa bahwa mereka sesungguhnya sedang belajar.

4. Model Simulasi
Model pembelajaran simulasi merupakan salah satu strategi untuk memberikan gambaran nyata dengan meniru gambaran yang sebenarnya sehingga siswa mendapatkan pengalaman belajar dengan merasakan suasana nyata.

5. Model Discovery dan Inquiry
Model pembelajaran ini dilakukan dengan memberikan kesempatan kepada siswa untuk melakukan percobaan yang bersifat trial and error, dimana siswa mencoba terus apabila terjadi kegagalan.

6. Model Pemecahan Masalah
Model pembelajaran ini dimaksudkan agar siswa dapat memecahkan masalah dengan sistematis dan berpikir logis. Program multimedia interaktif berbentuk pemecahan masalah biasanya berisi beberapa soal atau masalah yang diklasifikasikan berdasarkan tingkat kesulitan yang dikandung di dalamnya. Siswa dapat mencoba memecahkan masalah yang lebih tinggi tingkatannya setelah berhasil memecahkan masalah dengan tingkat kesulitan yang lebih rendah.

Kelebihan Pembelajaran Berbantuan Komputer:

1. Meningkatkan perhatian dan konsentrasi siswa
2. Meningkatkan motivasi siswa
3. Menyesuaikan materi dengan kemampuan siswa
4. Mereduksi penggunaan waktu penyampaian materi
5. Membuat pengalaman belajar lebih menyenangkan, memuaskan dan menguatkan siswa
6. Komputer tidak akan marah, lelah, benci, dan lupa
7. Dapat menggunakan fasilitas penyimpanan untuk mengetahui kemajuan belajar siswa
8. Materi dapat didesain lebih menarik
9. Dapat mendorong guru untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan mengenai computer

Kekurangan Pembelajaran Berbantuan Komputer:
1. Dikembangkan dalam dialog terbatas sehingga tidak dapat menjawab semua permasalahan siswa
2. Masih relative mahal
3. Tidak dapat melihat teknik siswa dalam menjawab soal
4. Pengembangan PBK memerlukan biaya, waktu , dan tenaga yang tidak sedikit
5. Pada kasus khusus, PBK hanya dapat dijalankan pada spesifikasi komputer tertentu
6. Kecepatan pengembangan teknologi komputer memerlukan upgrade yang terus-menerus.
7. Penilaian tidak mempertimbangkan apakah siswa sedang lelah, mengantuk atau sakit
8. Pada umumnya hanya menilai hasil akhir, bukan proses belajar
9. Komputer tidak dpat meniru tingkah laku guru, misal tersenyum, gerakan tangan dan badan, serta tidak dapat menggantikan ikatan batin antara siswa dan guru.





sumber :
Utami, Indah Tri. 2011. Pembelajaran Berbantuan Komputer, (Online), (http://ienimatu.blogspot.com/2011/02/pembelajaran-berbantuan-komputer-pbk.html)
Wibowo, Happy Nur Prasetyo. 2011. Pengertian Pembelajaran Berbantuan Komputer, (online), (http://blog.um.ac.id/happynurpw/2011/12/07/pengertian-pembelajaran-berbantuan-komputer/)


-malang-
06.09.12

Hoshiora . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates